Utang

Terjebak Pinjaman? Santai, Ini Cara Menghitung Sisa Pinjaman Bank

35
×

Terjebak Pinjaman? Santai, Ini Cara Menghitung Sisa Pinjaman Bank

Share this article
Cara Menghitung Sisa Pinjaman Bank
Cara Menghitung Sisa Pinjaman Bank

Cara Menghitung Sisa Pinjaman Bank – Pernah kepikiran sisa pinjaman bank yang harus dibayar berapa lagi? Wajar aja! Merencanakan keuangan, apalagi yang berhubungan dengan cicilan, memang butuh perhitungan yang matang.

Nah, biar kamu nggak bingung, Nekbutuhaja kasih tau kamu cara menghitung sisa pinjaman bank dengan gampang. Yuk, simak langsung!

Kenali Jenis Bunga Pinjaman

Sebelum menghitung sisa pinjaman, kenali dulu jenis bunga pinjaman yang kamu pakai. Ada dua jenis bunga yang umum digunakan bank, yaitu:

  • Bunga Flat: Bunga dihitung di awal berdasarkan total pinjaman dan dibagi rata per bulan selama tenor pinjaman. Jadi, jumlah cicilan kamu akan tetap setiap bulannya.
  • Bunga Efektif: Bunga dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman yang belum dibayar. Biasanya cicilan di awal akan lebih besar karena bunganya dihitung dari jumlah pokok yang besar. Semakin lama, cicilan akan berkurang karena sisa pokok pinjaman juga berkurang.

Dampak dari Jenis Bunga Pinjaman

Masing-masing jenis bunga punya kelebihan dan kekurangan. Yuk, kita lihat:

Bunga Flat

  • Kelebihan: Cicilan tetap dan mudah diprediksi, cocok buat kamu yang suka perencanaan keuangan ketat.
  • Kekurangan: Kamu akan membayar bunga lebih banyak di awal karena dihitung dari keseluruhan pinjaman.

Bunga Efektif

  • Kelebihan: Secara total kamu akan membayar bunga lebih sedikit karena dihitung dari sisa pokok pinjaman.
  • Kekurangan: Cicilan di awal akan lebih besar dan bisa jadi memberatkan di awal masa kredit.
Menarik Juga  7+ Cara Menyusun Keuangan Keluarga dengan Bijak beserta Penjelasannya

Menghitung Sisa Pinjaman Bank

Sudah tau jenis bunganya? Sekarang saatnya menghitung sisa pinjaman bank kamu. Tapi tenang, Nekbutuhaja kasih cara mudahnya dengan dua metode, tergantung jenis bunga pinjamanmu.

Cara Menghitung Sisa Pinjaman Bank dengan Bunga Flat

Bagi kamu yang menggunakan bunga flat, ini dia caranya:

  1. Kumpulkan Informasi: Siapkan informasi awal pinjaman kamu, seperti jumlah pinjaman awal (pokok pinjaman), suku bunga per bulan (dalam persen), dan tenor pinjaman (jumlah bulan cicilan). Biasanya informasi ini tertera di dalam surat perjanjian kredit kamu.
  2. Hitung Total Cicilan per Bulan: Jumlah cicilan didapat dari rumus (pokok pinjaman) / (tenor pinjaman) + (pokok pinjaman x suku bunga per bulan).
  3. Hitung Jumlah Cicilan yang Sudah Dibayar: Kalikan jumlah cicilan per bulan dengan jumlah bulan yang sudah kamu bayar.
  4. Hitung Sisa Pinjammu: Kurangkan jumlah pinjaman awal dengan jumlah cicilan yang sudah dibayar.

Contoh Perhitungan Sisa Pinjaman Bank dengan Bunga Flat

Misalnya, kamu mengambil pinjaman bank sebesar Rp 100.000.000 dengan tenor 24 bulan dan bunga flat 2% per bulan.

  1. Jumlah cicilan per bulan = Rp 100.000.000 / 24 + (Rp 100.000.000 x 2%) = Rp 4.166.667.
  2. Misal anggap kamu sudah membayar cicilan 12 bulan. Maka jumlah cicilan yang sudah dibayar = Rp 4.166.667 x 12 = Rp 50.000.000.
  3. Sisa pinjamanmu = Rp 100.000.000 – Rp 50.000.000 = Rp 50.000.000.

Jadi, sisa pinjaman kamu yang harus dibayar adalah Rp 50.000.000.

Cara Menghitung Sisa Pinjaman Bank dengan Bunga Efektif

Kalau kamu menggunakan bunga efektif, hitungannya sedikit berbeda. Ini dia caranya:

  1. Kumpulkan Informasi: Sama seperti bunga flat, siapkan informasi awal pinjaman kamu.
  2. Hitung Sisa Pokok per Bulan: Sisa pokok di bulan pertama sama dengan jumlah pinjaman awal. Untuk bulan selanjutnya, gunakan rumus sisa pokok bulan sebelumnya – (jumlah cicilan per bulan – bunga yang dibayarkan di bulan sebelumnya).
  3. Hitung Bunga per Bulan: Bunga dihitung menggunakan rumus sisa pokok pinjaman x suku bunga per bulan.
Menarik Juga  Daftra 3+ Aplikasi Pinjaman Online yang Aman dan Bunga Rendah

Contoh Perhitungan Sisa Pinjaman Bank dengan Bunga Efektif

Misalkan kamu mengambil pinjaman bank sebesar Rp 100.000.000 dengan tenor 24 bulan dan bunga efektif 15% per tahun (dibagi 12 = 1,25% per bulan).

Hitung Sisa Pokok per Bulan:

  • Bulan pertama: Rp 100.000.000.
  • Bulan kedua: Rp 100.000.000 – (Rp 4.166.667 – (Rp 100.000.000 x 1,25%)) = Rp 95.833.333.

Hitung Bunga per Bulan:

  • Bulan pertama: Rp 100.000.000 x 1,25% = Rp 1.250.000.
  • Bulan kedua: Rp 95.833.333 x 1,25% = Rp 1.197.917.

Hitung sisa pinjaman di bulan selanjutnya dengan cara yang sama, yaitu dengan menggunakan rumus sisa pokok bulan sebelumnya – (jumlah cicilan per bulan – bunga yang dibayarkan di bulan sebelumnya).

Catatan:

  • Perhitungan di atas hanya contoh dan bisa berbeda-beda tergantung pada informasi pinjaman kamu yang sebenarnya.
  • Kamu bisa menggunakan kalkulator online atau aplikasi pinjaman untuk mempermudah perhitungan.

Tips Jitu Melunasi Pinjaman Bank Lebih Cepat

Siapa sih yang nggak pengen cepet-cepet bebas dari cicilan? Nah, Mamikos kasih kamu beberapa tips jitu nih:

  • Tingkatkan Pendapatan: Cari penghasilan tambahan untuk menambah dana cicilan.
  • Kurangi Pengeluaran: Lakukan penghematan di pos-pos yang tidak penting.
  • Manfaatkan Bonus atau Tunjangan: Gunakan bonus atau tunjangan untuk mempercepat pembayaran cicilan.
  • Bayar Cicilan Lebih Besar: Jika memungkinkan, tingkatkan nominal cicilan kamu agar lunas lebih cepat.
  • Gunakan Metode Pelunasan Utang Lawan Arus: Prioritaskan melunasi utang dengan bunga tertinggi terlebih dahulu.

Kesimpulan

Masih bingung menghitung sisa pinjaman bank? Jangan khawatir! Dengan panduan di atas, kamu bisa menghitungnya sendiri dengan mudah. Ingat, perencanaan keuangan yang matang dan disiplin dalam membayar cicilan adalah kunci utama untuk bebas dari utang. Yuk, mulai hitung sekarang dan rasakan manfaatnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *