PengetahuanSeputar Bangunan

16 Tugas Pelaksana Proyek Konstruksi Bangunan dan Penjelasan Lengkap

57
×

16 Tugas Pelaksana Proyek Konstruksi Bangunan dan Penjelasan Lengkap

Share this article
Tugas Pelaksana Proyek Konstruksi Bangunan dan Penjelasan Lengkap
16 Tugas Pelaksana Proyek Konstruksi Bangunan

Pelaksana Proyek Konstruksi

Tugas pelaksana proyek konstruksi bangunan maupun sipil cukup banyak yang terdiri dari hal-hal bersifat krusial. Sehingga perlu untuk diketahui apa saja tugas pelaksana proyek konstruksi tersebut?

Pasti pernah terbesit dalam fikiran bahwasanya bagaimana gedung-gedung di kota besar maupun kota kecil dapat dbangun dengan begitu megahnya.

Pada saat proyek konstruksi gedung tersebut berlangsung tentunya sudah melewati beberapa tahapan sehingga gedung tersebut dapat terbangun sesuai dengan rencana yang telah dilakukan.

Dalam sebuah proyek konstruksi bangunan, peran pelaksana proyek tidak akan pernah bisa dihilangkan karena dengan adanya pelaksana proyek tersebut, proses pembangunan dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan perencanaan sebelumnya.

 

Apa itu Kontraktor Pelaksana Proyek

Seorang pelaksana proyek konstruksi bangunan pasti telah ditugaskan oleh perusahaan kontraktor pelaksana proyek untuk menjalankan proyek yang akan dikerjakan.

Perihal pelaksana atau kontraktor telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1991 tentang jasa konstruksi.

Kontraktor pelaksana proyek merupakan penyedia jasa perseorangan atau badan usaha yang telah dinyatakan ahli dan profesional dalam bidang pelaksaan jasa konstruksi.

Sebagai pelaksana proyek harus mampu untuk mengadakan kegiatan konstruksi untuk mewujudkan hasil perencanaan dalam bentuk bangunan atau bentuk fisik lainnya.

Tugas Pelaksana Proyek Konstruksi

Adapun beberapa tugas pelaksana proyek konstruksi yang harus dikerjakan ketika akan melakukan sebuah pembangunan gedung maupun bangunan sipil lainnya. Berikut tugas pelaksana proyek konstruksi bangunan yang harus diketahui:

Menarik Juga  Pentingnya Penerapan Metode Pelaksanaan Konstruksi

Melakukan Sutvey Lokasi Bangunan

Tugas pelaksana proyek yang pertama yakni melakukan survei lokasi maupun pasar terkait dengan pembangunan yang akan dikerjakan. Dengan melakukan survey, seorang pelaksana proyek akan memiliki pandangan bagaimana nantinya proyek tersebut dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan.

Hal tersebut mempertegas bahwa pelaksana proyek dalam proses pembangunan harus mengetahui dengan pasti segmentasi pada lingkungan sekitar proyek yang dikerjakan.

Membuat dan Mengajukan Anggaran

Tugas pelaksana proyek konstruksi lainnya adalah membuat dan mengajukan rencana anggaran biaya (RAB) kepada pimpinan perusahaan. Pembuatan dan pengajuan ini renaca anggaran biaya ini harus dipastikan selesai sebelum proyek dimulai.

Menyiapkan Fasilitas untuk Pelaksanaan Pekerjaan

Melakukan persiapan fasilitas yang dibutuhkan selama proyek berlangsung juga menjadi tugas dari pelaksana proyek. Fasilitas yang pasti harus disiapkan adalah barak pekerja.

Sekedar infromasi, barak pekerja merupakan tempat untuk istirahat atau bersantai yang akan digunakan oleh para pekerja nantinya.

Mencari Tenaga Kerja

Pada pelaksanaan proyek konstruksi, tentu membutuhkan tenaga kerja. Mungkin dengan proyek skala kecil masih tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Namun, ketika mendapatkan proyek dalam skala besar tentu membutuhkan tenaga kerja yang banyak pula.

Oleh sebab itu, sebagai seorang pelaksana diharuskan untuk dapat mencari tenaga kerja berapapun jumlah yang dibutuhkan di lapangan.

Melakukan Pengadaan Material dan Alat

Sebelum pelaksanaan proyek dimulai, pasti terdapat material yang akan menjadi patokan untuk bangunan tersebut. Nah, material in biasanya di request oleh pemilik proyek atau bisa juga diajukan dari pihak perencanaan.

Dengan beragam jenis material dan alat yang ada di proyek pembangunan tersebut, pelaksana proyek juga memiliki tugas untuk melakukan pengadaan material ini.

Kenapa hal ini harus dilakukan? Penyebab utama dari tanggung jawab ini menjadi bagian dari pelaksana lapangan yakni untuk menghindari keterlambatan material yang berada di lapangan.

Menarik Juga  Metode Pelaksanaan Pengecoran Kolom Beton Bertulang

Membuat Desain Spesifikasi Teknis

Selama proses berjalannya proyek pembangunan, tentu akan ada perbedaan gambar antara perencanaan dan pelaksanaan. Membuat sebuah gambar kerja bagi seorang pelaksana harus menjadi hal yang tidak asing lagi.

Jadi, pastikan untuk mempelajari bagaimana cara membuat gambar kerja.

Menyusun Rencana Jadwal Pekerjaan

Sebagai seorang pelaksana lapangan, menyusun rencana jadwal pekerjaan adalah tugas yang harus dilakukan. Rencana jadwal digunakan untuk memonitor pekerjaan yang telah selesai dan yang belum dikerjakan.

Dengan demikian, seluruh item pekerjaan dapat terkontrol dengan baik. Jika ada pekerjaan yang tidak sesuai rencana jadwal, maka akan segera diketahui apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

Menyusun dan Membuat Metode Pekerjaan

Tugas pelaksana proyek konstruksi yang tidak kalah pentingnya adalah menyusun dan membuat metode pekerjaan. Sudah sering dijumpai, pada saat pelaksanaan pekerjaan ada sebuah item pekerjaan yang mungkin sulit untuk dikerjakan.

Ketika menjumpai hal tersebut, sebagai pelaksana proyek konstruksi tentu harus dapat membuat metode kerja agar pekerjaan tersebut dapat segera berjalan.

Metode kerja juga dapat dikoordinasikan dengan pengawas lapangan apabila pada proyek tersebut terdapat pengawas lapangan yang ditugaskan.

Melakukan Konsultasi

Tidak hanya melakukan survei lokasi saja, seorang pelaksana proyek harus mampu melakukan konsultasi kepada instansi terkait.

Konsultasi yang biasnya dibicarakan ini biasnya mengenai bagaimana nantinya proses pembangunan akan dilaksanakan, letak gudang material dan lain sebagainya.

Mempersiapkan Dokumen

Dokumen pasti tidak bisa lepas dari adanya sebuah proyek pembangunan. Oleh sebab itu, pelaksana proyek harus memastikan bahwa legalitas perjanjian kerja sama dengan sejumlah pihak harus benar-benar terselesaikan.

Pada umumnya, bantuan dan koordinasi ini perlu diperhatikan oleh pelaksana proyek supaya dokumen yang dibutuhkan benar-benar lengkap dan tersedia sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Mengurus Perizinan

Perizinan merupakan salah satu aspek penting yang harus terpenuhi dalam suatu proyek konstruksi. Oleh sebab itu, sebagai pelaksana proyek sudah seharusnya dapat mengurus perizinan guna kelancaran proyek yang dikerjakannya.

Menarik Juga  Yuk Ketahui Pengertian dan Tugas Pengawas Proyek Konstruksi

Dalam sebuah lingkung dasar proyek konstruksi, pelaksana proyek pasti akan berhubungan dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan sektor jabatan lain yang berada dibawah lingkup pemilik proyek.

Melakukan Sosialisasi Proyek

Dalam proses pelaksanaan proyek konstruksi, tentu akan bersinggungan langsung dengan lingkungan yang berada di sekitarnya. Dengan demikian, sosialisasi menjadi hal krusial yang harus dilakukan oleh pelaksana proyek.

Pasalnya, pelaksanaan proyek yang akan dijalankan tentu membutuhkan sebagian persetujuan warga yang merasa terganggu dengan berjalannya proyek tersebut.

Dan apabila ada kebutuhan untuk memberikan kompensasi kepada warga, maka divisi operasional perlu turun tangan untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Mempersiapkan Proposal Kerja

Menjalin kerja sama dengan beberapa pihak seperti notaris atau perbankan biasanya juga perlu untuk dilakukan. Bekerja sama dengan notaris diperlukan agar ketika mengurus sebuah legalitas akan lebih mudah dan cepat.

Sedangkan, kerja sama dengan perbankan lebih berfokus untuk kebutuhan KPR dari konsumen agar semakin mudah dalam memiliki bangunan seperti rumah atau ruko.

Mendampingi Pelaksanaan Pekerjaan

Umumnya, pelaksana lapangan harus mendampingi pekerjaan tersebut dari awal hingga akhir serta melakukan evaluasi secara berkala pada setiap pekerjaan yang telah diselesaikan. Dengan pendampingan ini juga akan mengurangi risiko keterlambaran pada proyek.

Melakukan Pemeliharaan

Biasanya didalam kontrak, terdapat masa pemeliharaan yang ditanggungjawabkan kepada kontraktor pelaksana proyek.

Oleh sebab itu, ketika ada kerusakan pada bangunan yang telah selesai dibangun, maka pelaksana proyek harus berkunjung kembali ke lokasi tersebut untuk melihat kerusahakan yang terjadi dan memperbaikinya.

Menjaga Keselamatan Kerja

Tugas pelaksana proyek konstruksi yang tidak kalah penting yakni menjaga keselamatan kerja para tenaga kerja.

Seorang pelaksana harus menyiapkan perlengkapan keamanan pekerjaan seperti rompi, helm proyek hingga sepatu proyek serta menyediakan perlengkapan keselamatan kerja lainnya yang sesuai peraturan yang berlaku.

Penutup

Demikian artikel infromatif mengenai tugas pelaksana proyek konstruksi. Dengan adanya artikel ini semoga bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari-cari apa saja tugas pelaksana proyek konstruksi.

Jangan lupa lakukan satu kebaikan dengan cara membagikan postingan ini ke media sosial lainnya. Sampai berjumpa di artikel menarik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *