Finansial

Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

12
×

Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

Share this article
Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil
Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil – Dalam pengelolaan usaha dagang yang masih tergolong kecil, penting untuk memperhatikan pengelolaan keuangan agar usaha dapat berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan tentang cara mengelola keuangan pada usaha dagang kecil.

Saati ini, terdapat berbagai jenis usaha yang bermunculan di sekitar kita, baik itu usaha dagang maupun jasa, yang kedua-duanya sama-sama dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu jenis usaha yang banyak ditemukan di daerah pedesaan maupun perkotaan adalah usaha dagang kecil-kecilan,seperti warung makan, toko kelontong, penjualan sayur, buah, ikan, dan masih banyak lagi.

Pada setiap usaha dagang, penting untuk memiliki pengelola keuangan yang mampu mengatur keuangan dengan baik. Hal ini dikarenakan kelangsungan usaha dagang sangat bergantung pada pengelolaan keuangan yang baik.

Semakin baik pengelolaan keuangan pada usaha dagang, maka usaha tersebut akan dapat bertahan lama dan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Namun, jika pengelolaan keuangan tidak dilakukan dengan baik, usaha dagang yang telah dirintis dapat berakhir dengan kebangkrutan.

Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui cara mengelola keuangan hasil penjualan pada usaha dagang kecil agar dapat berjalan dengan baik.

Apa Pentingnya Mengatur Keuangan Usaha Dagang Kecil?

Bagi seseorang yang sudah mengetahui apa pentingnya atau mengelola keuangan pribadi, pasti akan tetap melakukan pengelolaan keuangan bagi usaha dagang yang sedang dibangun.

Cara mengatur keuangan usaha dagang kecil perlu dipelajari untuk menciptakan dampak postif pada kondisi keuangan usaha dagang. Selain itu, dengan mengatur keuangan usaha dagang yang baik dapat membentuk manajemen keuangan usaha kecil yang sehat.

Sehingga usaha yang dijalankan akan lebih mudah untuk dikembangkan karena keuangan yang tercatat dengan jelas.

Tidak semua pelaku usaha dagang kecil ketelaten dalam mengelola keuangan usaha dagang yang sedang dijalani. Kedisiplinan dalam mencatat dan membelanjakan uang usaha dagang sangat perlu untuk dilaksanakan dengan konsisten dan penuh kejujuran pada diri sendiri.

Rata-rata usaha dagang kecil yang berada di pedesaan itu mencampur adukkan antara uang hasil dagang dengan uang pribadi. Sehingga mereka tidak mengetahui dengan pasti berapa keuntungan yang didapatkan atau bahkan kerugian yang dialami.

Menarik Juga  Bingung Atasi Keuangan? Simak Cara Mengatasi Keuangan Keluarga

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini akan dibagikan artikel mengenai bagaimana cara mengelola keuangan usaha dagang kecil dengan bijak? Karena memang tidak semua orang mengenal tentang cara mengatur keuangan usaha dagang.

Cara Mengelola Keunangan Usaha Dagang

Upaya untuk mengelola keuangan usaha dagang kecil diperlukan beberapa tips dan cara agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Menentukan untuk membuat manajemen keuangan agar usaha dagang memiliki umur panjang dan keuntungan yang jelas merupakan langkah tepat yang telah dipilih.

Meminimalis kesalahan dalam manajemen keuangan harus tetap dilakukan guna mempertahankan kondisi usaha dagang yang sedang dijalani.

Semakin baik pengelolaan keuangan yang dilakukan, maka akan semakin baik pula untuk perkembangan usaha dagang kecil. Perkembangan usaha akan kian meningkat seiring berjalannya waktu sebab laba dan rugi dari hasil usaha dagang dapat dilihat dengan jelas dan dapat dilakukan evaluasi setiap minggu atau bulannya.

Berikut ini adalah beberapa cara mengelola keuangan usaha dagang kecil yang dapat Anda terapkan:

1. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Keuangan Usaha Dagang

Tips pertama dalam mengatur keuangan usaha dagang yakni dengan memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Dalam dunia usaha, keuangan usaha tidak boleh dicampur dengan keuangan pribadi bukan tanpa alasan. Alasan utama akan hal itu adalah untuk menjaga stabilitas keuangan usaha.

Selain itu, pemisahan antara keuangan usaha dan pribadi akan mempermudah Anda dalam meninjau kinerja usaha yang dijalankan apakah mengalami keuntungan atau kerugian. Perusahaan yang besar, pasti memiliki rekening khusus atas nama perusahaan. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa harus ada pemisah keuangan antar uang usaha dan pribadi.

2. Membuat Daftar Perencanaan Keuangan Usaha

Manajemen usaha dagang kecil harus memperhatikan perencanaan keuangan agar usaha dapat berjalan dengan maksimal dan mencapai target yang diinginkan.

Perencanaan keuangan yang baik menunjukkan kehati-hatian dalam menjalankan usaha dan menghindari keputusan yang tidak tepat. Namun, daftar perencanaan keuangan ini dapat berubah karena situasi ekonomi yang tidak stabil yang dapat mempengaruhi harga barang yang dijual.

Dalam menghadapi perubahan harga, penting untuk menyesuaikan dan menggunakan perencanaan keuangan yang telah dibuat sebagai langkah antisipasi. Oleh karena itu, perhitungan perencanaan keuangan usaha dagang kecil harus dilakukan dengan teliti dan detail untuk mencapai kesuksesan. 

3. Membuat Perencanaan Pendapatan

Tips mengatur keuangan usaha dagang berikutnya adalah dengan membuat rencana pendapatan melalui stragegi. Walaupun masih dalam skala usaha dagang kecil, namun hal ini tidak boleh untuk Anda sepelekan.

Menarik Juga  5+ Manfaat Membuat Anggaran Keuangan Pribadi

Perencanaan pendapatan dibuat supaya target balik modal segera tercapai. Perencanaan ini dapat berupa:

  • Pendapatan keuntungan dari penjualan
  • Strategi yang harus digunakan
  • Produk yang dijual
  • Berapa jumlah target yang harus dipenuhi setiap minggunya atau setiap
    bulannya

Menerapkan strategi penjualan yang baik dan unik bisa meningkatkan loyalitas pelanggan pada usaha dagang Anda. Konsumen saat ini lebih cenderung tertaik pada hal-hal yang terbaru, tren, dan berbeda dari yang lain.

Pengaturan keuangan hasil penjualan harus dilakukan dengan baik agar target tercapai dan usaha dapat memperoleh keuntungan maksimal.

4. Membuat Pembukuan Uang Masuk dan Uang Keluar

Penting bagi pelaku usaha untuk membuat catatan keuangan yang baik, mencatat semua pemasukan dan pengeluaran setiap kali terjadi transaksi jual beli. Nama barang dan nominal harga keseluruhannya harus dicatat dengan teliti.

Dengan mencatat semua pemasukan dan pengeluaran, kita dapat mengetahui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan pada akhir bulan setelah direkapkan.

Pengeluaran yang harus dicatat adalah pengeluaran untuk membeli barang atau produk yang akan dijual setiap harinya.

Kita dapat membuat catatan keuangan baik secara manual atau menggunakan aplikasi pembukuan gratis. Cara ini efektif untuk mengelola keuangan usaha kecil dan mencegah terjadinya kehilangan uang. Dengan catatan keuangan yang baik, kita dapat melihat secara jelas arah keuangan usaha kita.

5. Jangan Biasakan Memberikan Piutang kepada Pelanggan

Memberikan piutang kepada konsumen memang diperbolehkan, tetapi jangan terlalu sering memberi karena dapat mengganggu pendapatan usaha kalian. Selain itu, kalian juga harus selektif dalam memilih konsumen yang layak diberikan piutang. Meskipun dapat meningkatkan nilai penjualan, jika jumlahnya berlebihan bisa menjadi beban bagi kalian jika pendapatan sudah minus.

Maka dari itu, buatlah kebijakan mengenai piutang dan tetapkan tanggal jatuh tempo pembayaran agar konsumen memiliki tanggung jawab dan harus membayar di tempat tanpa harus ditagih karena akan merepotkan.

Jika konsumen tidak bertanggung jawab, kalian tetap harus melakukan penagihan sampai dengan jumlah yang harus dibayar diterima, dan setelah itu jika konsumen tersebut kembali, jangan lagi berikan piutang dan masukkan ke daftar blacklist.

Jika terpaksa memberikan piutang kepada konsumen, cara mengelola keuangan usaha dagang kecil yang dapat dilakukan adalah dengan mencatat secara detail berapa nominal serta nama konsumen beserta jatuh tempo pembayaran.

Pentingnya menerapkan cara mengelola keuangan usaha dagang kecil harus
dilakukan untuk kemajuan dan perkembangan usaha yang sedang dirintis.

6. Menghindari Hutang Usaha yang Tidak Perlu

Hutang dalam usaha boleh dilakukan, namun perlu adanya perencanaan untuk memastikan bahwa kemampuan untuk membayar hutang sesuai dengan jumlah yang dipinjam. Karena tidak seluruh pendapatan dapat digunakan untuk membayar hutang, namun juga dibutuhkan untuk balik modal dan menjalankan usaha secara normal.

Menarik Juga  7 Cara Menabung Yang Benar dan Mudah Demi Masa Depan

Selain harus membayar pokok pinjaman, juga perlu membayar beban bunga. Selain itu, setiap pinjaman memiliki batas waktu tertentu, jadi sebaiknya hindari berhutang untuk kebutuhan yang tidak penting.

Namun, jika terpaksa berhutang agar usaha dapat berkembang, cara mengelola keuangan usaha perorangan yang dapat dilakukan adalah dengan membuat perencanaan yang matang dan memastikan agar hutang segera dapat terlunasi.

7. Melakukan Pengawasan pada Keuangan Usaha Dagang

Tips mengelola keunagan usaha dagang kecil selanjutnya adalah dengan melakukan pengawasan dan pengecekan keuangan usaha.

Banyak masalah yang mungkin terjadi pada sebuah sistem keuangan. Oleh sebab itu, apabila terdapat permasalahan akan cepat untuk diketahui dan segera dicarikan solusi untuk mengatasinya.

Tidak memandang usaha kecil maupun usaha besar, pengawasan dan pengontrolan keuangan sangat diperlukan untuk menunjang kemajuan usaha. Karena dapat dilihat bahwa kemajuan usaha seseorang pasti tidak luput dengan adanya kesehatan pada manajemen keuangan usaha.

8. Kembangkan Usaha dengan Laba yang Didapatkan

Memanfaatkan laba yang telah didapatkan untuk mengembangkan usaha dagang kecil merupakan salah satu cara mengelola keuangan usaha dagang kecil yang harus diterpakna.

Memang, menikmati keuntungan dari hasil usaha dagang itu merupakan hak Anda. Sebab Anda sudah bekerja keras untuk menjalankan dan mendapatkan keuntungan dari usaha tersebut. Namun, Anda harus selalu bijaksana dalam menggunakan keuntungan dari usaha dagang kecil Anda.

Jangan ceroboh dalam menggunakan keuntungan yang didapatkan. Dalam artian, gunakan keuntungan hanya seperlu saja. Jika dirasa keuntungan usaha dagang belum dapat memenuhi apa yang Anda butuhkan, maka jangan ambil keuntungan tersebut.

Simpanlah keutungan tersebut untuk melakukan pengembangan kepada usaha dagang Anda agar semakin besar dengan menambahkan barang yang dijual atau membeli bangunan baru untuk membuka cabang dari usaha baru Anda.

Selain itu, keuntungan usaha juga dapat Anda alihkan kepada investasi usaha seperti dengan membeli tanah, emas atau properti yang memiliki nilai semakin tahun akan semakin menguntungkan.

Jadi, cara mengelola keuangan usaha dagang kecil ini dapat Anda lakukan ketika usaha sudah berjalan dan mendapatkan keuntungan yang dapat dirata-ratakan setiap bulannya berapa. Setelah itu, Anda dapat membuat perencanaan tentang uang hasil dari keuntungan tersebut untuk membuka income baru.

Kesimpulan

Mengatur keuangan dalam usaha dagang kecil penting sekali untuk dilakukan. Kondisi manajemen keuangan usaha dagang kecil yang sehat akan sangat membantu sekali dalam mengembangkan usaha dagang kecil.

Selain itu,, tidak menutup kemungkin bahwa dengan adanya pengembangan pada usaha dagang kecil akan dapat menghasilkan pemasukan dari usaha baru atau investasi yang dilakukan.

Demikian tips mengatur keuangan usaha dagang ini. Jangan lupa, lakukan satu kebaikan dengan membagikan artikel ini ke media sosial lainnya apabila dirasa bermanfaat. Terima kasih banyak telah membaca cara mengelola keuangan usaha dagang kecil pada blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *